Selasa, April 14, 2009

Kenapa di dunia ini kaya akan bahasa????

Waktu saya trip Jawa bali, saya sempet kesulitan dengan bahasa, karena beberapa dari mereka menggunakan bahasa Jerman, dan bahasa Jerman yang saya tahu hanya gutten morgen dan achtung achtung, tapi lumayan terbantu dengan bahasa inggris saya yang acak adul..

Dan sekarang..
Saya berhadapan dengan orang-orang dengan basic huruf abjad yang hampir seluruhnya huruf hidup, akibatnya, mereka yang sudah terbiasa dengan huruf hidupnya kesulitan buat ngomong huruf mati.. Jepang, that's the country I talk about..

Beberapa kesulitan terjadi ketika saya transit di Hongkong, hongkong sebenernya tidak termasuk ke dalam itinerary saya, saya sendiri sempet bingung kenapa harus turun HONGKONG????? Kebingungan saya bertambah menjadi kejengkelan, kenapa? Scanning pada saat lapor transit di 2 tas daypack saya menunjukkan barang yang tidak lazim, dan itu menyebabkan 2 tas dengan isi yang lumayan banyak harus dikeluarkan dengan sangat tidak manusiawi (lebay!).. Ditambah perlakuan pihak bandara yang tidak menata kembali barang yang udah diacak adul ituh, dan mereka lagi-lagi berhasil merampok isi cutter saya, ohh tidaaakkk… Dan mukanya yang ketus, kali dia terbiasa dengan banyaknya ijahwatiers yang agak sulit diatur kali ya??

Dan setelah saya menata ulang barang bawaan, saya harus masuk ke gate 33 tempat dimana saya masuk china airlines, saya diantar oleh pegawe maskapai tersebut, lalu saya tanya, "is the seat number same with previous plane???"..
Si pegawe yang lumayan agak ramah itu menjelaskan sambil berjalan menuju gate 33,
"yes, laik wen yu a poting"..
Hah ngomong apa sih singkek satu ini..
"pardon me miss, what???"
"yeah, laik wen yu a poting"..
Masih sama ngomongnya, kayaknya bukan telingaku yang salah, trus lama-lama kupikir apa ya???lama-lama ngerti juga, like when you're boarding, poting-poting, meneketehe cing!!!

Ketika di pesawat menuju Taipe, tempat transit sebenernya, disekeliling saya banyak singkek-singkek, mereka pada bicara cincawlauyaokwetiawcincangmawon, apalagi pramugarinya, ngomongnya juga aneh, bahasa inggris dialek china..

Banyak orang Jepang yang nggak bisa bahasa Inggris, nggak tahu kenapa, mungkin mereka malas menghapal abjad yang sama sekali berbeda kali ya?? Beberapa petugas perkantoran pun nggak bisa bahasa inggris walopun itu basic..

Ada cerita lagi ketika saya membuat kartu bis NIMOCA, di pegawe harus mengetik di kalkulator hanya untuk menulis 7000, kenapa nggak bilang seven thousand?? Atau nanasen-en, hehehe.. Udah kayak jual beli barang di beringharjo aja..
Dan satu lagi ketika dia nanya,
"fesday?"..
"hah? Yeah, this is my first day", aku pikir dia nanya gituan buat basa-basi karena aku masih nggak donk bayar NIMOCA..
"no, your fesday, mon, day"
"ahaaa, haik, wakarimasu, my birthday to, oalah, ngomong to mbak…."

Dan akan ada beberapa missunderstanding languange again and again...

1 komentar:

cq mengatakan...

Itulah uniknya dunia...Beragam bahasa dan budaya! Women yiqi jia you ba ^^!