Jumat, Mei 09, 2008

Diserang gatal-gatal..

Inilah diriku, yang udah 3 hari ini harus rela menyisakan waktuku di malam hari buat menggaruk-garuk.. Weitsss apanya nih yang digaruk?? Jawabannya kaki.. Ngeres amat sih???loh??!!

Analisa awalku adalah aku kena alergi, tapi entah kena alergi apa, perasaan aku makan juga nggak ada yang aneh-aneh, pas tak flasback juga nggak ada makanan yang aneh.. Naaa bodohnya, kenapa sampe 3 hari gak kunjung sembuh?? Asupan makanan keseharianku adalah makanan yang berbau-bau protein tinggi, misalnya tempe, telur, ikan.. Secara aku kan anti vegetarian (baca : rada-nggak-suka-sayur), jadi mau nggak mau makanannya itu-itu aja, jadi yaaa bukannya sembuh..

Tapi ya sud lah, ya sud dong (halah, ngomong opo to iki??)
Betewey, eniwey, monyong bin meong dah balik lagi ke Mataram, kempali kepadanya kalo kata diana (opo to iki?!).. Dia balik tanpa ada farewell party, walopun dulu juga nggak ada sih, tapi kan pas dia maw pulang aku berharapnya bisa ikut pergi sama gerombolan si beratnya.. Dasar, jadi males ngomonginnya, bikin iri!!! Aku pengen punya sahabat-sahabat kayak kamu nyong!!

Di tengah-tengah nulis, aku baru nyadar kalo hari ini adalah malem minggu, gila kemana aja??? Dengan hidung yang lagi banyak sumpelannya (baca : flu), aku kembali tenggelam ke dalam tuts-tuts keybord yang semakin nggak dipake semakin tebal debunya, hehehe… Bicara masalah tenggelam, kemaren jumat, renang lagi, dan sekarang sudah mulai ada progressnya.. Terbukti dengan udah mulai mengapung, dan mulai berani menceburkan diri ke kolam bak layaknya atlet renang maw lomba.. Oky aja masih takut ginian, heee… pelatihnya cemennn…

Rasanya kayak pasrah, seperti orang yang maw bunuh diri terjun dari jembatan.. Tapi sesaat kemudian aku sadar, ngapain bunuh diri?? Hidup kan enak.. Emang sapa yang mau bunuh diri..???

Mo, udah lama nggak manggil Mymo.. My luphly mymo.. Nulis apa ya Mo, kok jadi mendadak bego gini??udahlah, kapan-kapan lagi nyambung..

Rabu, Mei 07, 2008

Weewww...

Ada orang-orang tertentu yang memendam cinta demikian rapi. Bahkan sampai mereka mati, sekerling pun mereka tak pernah memperlihatkan getar hatinya. Cinta mereka sesepi stambul lama nan melankolis dengan pengarang yang tak pernah dikenal. Jika malam tiba mereka mendengus-dengus meratapi rindu, menampar muka sendiri karena jengkel tak berani mendeklarasikan cintanya yang menggelitik perutnya.

Cintanya tak pernah terungkap karena ngeri membayangkan resiko ditolak. Lama-lama, seperti orang narsis, mereka menyukai mencintai seseorang di dalam hatinya sendiri. Cinta satu sisi, indah tapi merana tak terperi. Mereka hidup dalam bayangan. Mengungkapkan cinta agaknya mengandung daya tarik paling misterius dari cinta itu sendiri..


(A Kiong, dalam laskar Pelangi-Andrea Hirata)

Kenapa ya???
Andrea Hirata mampu mendeskripsikan potongan-potongan mozaik kehidupan dengan cantik..
Padahal kalo dibahasa inggriskan cuma dua kata.. UNREQUITED LOVE..

Senin, Mei 05, 2008

Oh Tuhan.. Inikah???

Tuhan..
Kembali aku mengadu ke pangkuanMu

Aku tak kuasa atas degup jantung yang meronta-ronta ini..
Nafasku tersengal-sengal, seolah-olah aku habis berlari jauh..
Ucapanku pun tak jelas..
Kembali..
Degup jantung ini, sangat kencang..

Tuhan…
Apakah ini yang namanya jatuh cinta???
Tapi kenapa tidak berbunga-bunga???
Kenapa hanya rasa sedih yang kurasakan..???
Kenapa setelah degup jantung yang demikian berdetaknya, aku malah menangis..???
Kenapa air mata ini mengalir begitu saja??
Apa ini yang namanya jatuh cinta????

Tuhan tahu, tapi menunggu...

Kamis, Mei 01, 2008

May day.. May day..

Tanggal pertama di bulan Mei ini, yang notabene tanggal merah, aku menghiasi hariku dengan MEMBACA….!!!

Weiiittssss sok-sokan…
Hari ini aku melahap 2 buku dari tetraloginya Andrea Hirata, yang kedua dan yang ketiga, Sang pemimpi dan Edensor.. Andrea Hirata emang bener-bener hebat, hanya bermodalkan mimpi, bisa travelling sampe EROPA, aku pengeeennnnn… bener kata dia, Bermimpilah, karena Tuhan akan menangkap mimpi itu, dan suatu saat mimpi itu benar-benar terjadi, asal dengan tekad yang kuat..

Aku mungkin juga pernah seperti Andrea Hirata, tapi tidak se ekstrem dia, dia jauh lebih tahu tentang hidup.. Mungkin orangtuaku juga punya mimpi seperti halnya Andrea Hirata.. Dengan gaji yang sangat tidak tetap tiap bulannya, mana mungkin bisa menamatkan at least 2 anaknya sampai S1, dan hope satu lagi akan menyusul, hehehe… Dalam ilmu logika ilmu ekonomi, mungkin beliau ini hanyalah seorang pemimpi, tapi seperti Andrea Hirata, yang menginginkan hidup yang lebih baik, berusaha sebisa mungkin untuk bisa membiayai perguruan tinggi..

Dan aku?? Aku bermimpi untuk bisa mengarungi dunia ini, entah dalam skala kecil, aku ingin berjalan meniti setiap langkah, melihat aktivitas orang, melihat bangunan bersejarah dimanapun, melihat khayalan-khayalan yang ada dalam otak, melihat jejak-jejak masa lalu, melihat dunia dan isinya, setiap detil kehidupan, supaya aku lebih bisa menghargai hidup dan lebih bersyukur.. Tuhan perkenankan aku lebih mengenal ciptaanMu..

Dan efek dari pelahap maut buku adalah semakin merepetnya mataku, aku semakin tidak bisa melihat jarum jam dari kamarku, aku semakin tidak jelas melihat screen di kelas, dan satu hal, semakin tidak jelas melihat DIA.. Wakakakakakkkkk

Well, dari buku itu aku juga mempelajari hal tentang CINTA, entah cinta tentang persahabatan ikal dan arai, dan juga cinta diantara mereka dengan wanita yang sangat dikaguminya.. Ikal masih setia dengan A ling-nya, dia mencari A ling hingga pelosok Afrika demi mencari cinta pertamanya itu.. Kutipannya gini, "karena jika kita berupaya sekuat tenaga menemukan sesuatu, dan pada titik akhir upaya itu hasilnya masih nihil, maka sebenarnya kita telah menemukan yang kita cari dalam diri kita sendiri, yaitu kenyataan".. Emang sedikit menyedihkan..

Arai beda lagi, dari kecil dia sudah jatuh cinta dengan Zaukiah Nurmala, tapi melihat Arai yang physicly jauh dari bentuk manusia, dia acuhnya bukan main, walopun Arai telah susah payah menghapal lagu When I fall in love sambil main gitar, dia tetap acuh.. Bahkan sampai ketika Arai kuliah di Prancis, tapi dia yakin suatu saat Nurmala akan bertekuk lutut, bahkan ketika tanggal 14 September, Arai menelpon Nurmala pagi buta hanya untuk mengucapkan selamat ulang tahun tapi malah dihardik oleh Nurmala, Arai tetap tak putus asa, dia berkata, "Lihat Kal, dengar suaranya? Dia mencintaiku!"..

Satu lagi kutipan di Edensor yang bikin aku membelalakkan mata, lalu berkata, oh iya ya…
"love me or just hate me, but don't spare me with your indifference"

Tuhan mendengar doa, Tuhan menangkap mimpi..
Tuhan tidak buta, Tuhan tidak tidur…

Aprl's recap

Nggak ada kata special bulan ini.. Hanya rutinitas seperti biasanya.. Benar-benar tidak ada yang spesial, bahkan ketika harus mengulang beberapa postingan blog-blog sebelumnya..
Apa? Kenapa? Bagaimana?
Aku pun tak tahu..

Memang, acara makan-makan itu bisa membuatku tertawa sampai sakit perut, tertawa sampai menangis, tapi itu tak bertahan lama, ketika melangkah keluar aku kembali mendapati diriku dengan rutinasku layaknya hari-hari sebelumnya.. Maafkan aku Tuhan..

Bulan ini rasanya seperti sepah yang dibuang setelah diambil manisnya.. Entah itu benar atau hanya pikiran otak kotorku aja yang berpikir demikian, smoga hanya pikiranku yang sedang tidak waras, yang sedang kena penyakit gila nomer sekian : AKIBAT SENDIRI DI RUMAH TERLALU LAMA… Semua orang datang dan pergi.. Datang dengan segala macam masalah dan tetek bengek lainnya, lalu pergi dengan ucapan terima kasih..

Aku seperti tukang laundry, datang dengan segunung cucian kotor, dan aku mencucinya dengan detergen yang paling ampuh, lalu kembali dengan cucian yang sudah rapi disetrika dan wangi tentunya, lalu bilang, terima kasih..

Aku seperti tukang sampah, setiap beberapa skali, datang mengambil sekeranjang sampah yang bau, lalu aku me reduce, reuse dan recycle, dan si-pemilik-sampah itu pergi dan berkata, terima kasih..

Aku ikhlas menjalaninya, bukannya aku mengeluh, hanya saja, aku juga manusia yang sama-sama punya cucian menumpuk, yang sama-sama punya sampah.. Tapi aku hanya ingin menjadi orang yang membuat orang lain bisa bernapas lebih lega karena keberadaan aku.. That's all..

Hope May